Pages

Sabtu, 25 Desember 2010

INDONESIA MENJADI JUARA UMUM KEJUARAAN PENCAK SILAT DUNIA

Tim pencak silat Indonesia tampil sebagai juara umum setelah mengumpulkan total sepuluh medali emas, lima perak, dan enam perunggu pada kejuaraan dunia pencak silat di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta, Jumat.

Medali emas Indonesia pada pertandingan hari terakhir disumbang melalui Dian Saputra di kelas A,Sapto Purnomo (kelas D), dan Pranoto di kelas J putra. Sedangkan di putri Rosmayani mengukir medali emas di kelas C. Enam medali emas lainnya diraih melalui nomor seni atau kerapihan teknik tunggal, ganda dan regu (TGR)
Pada hari terakhir yang disaksikan langsung Ketua Umum PB IPSI, Prabowo Subianto dan 3.000 penonton, pertandingan berjalan lancar dan enak ditonton karena para atlet nasional di final bersaing ketat melawan atlet-atlet Vietnam.

Kamis, 16 Desember 2010

Thailand Mundur dari Kejuaraan Dunia Pencak Silat 2010

JAKARTA.- Kontingen Thailand menyatakan mundur dari Kejuaraan Dunia Pencak Silat 2010 di Padepokan Pencak Silat TMII, Rabu (15/12).

Sikap itu diambil kontingen Thailand setelah merasa dicurangi oleh wasit saat atletnya menghadapi pesilat Malaysia di pertandingan perempat final.

"Tindakan mundur yang dilakukan Thailand sepertinya dibuat-buat karena sebelumnya tidak pernah melakukan protes baik melalui surat maupun lisan," ujar Sekretaris Umum (Sekum) PB IPSI Erizal Chaniago.

Sebelumnya tim Vietnam juga membuat ulah. Tindakan manajer tim yang masuk ke lapangan memprotes keputusan wasit pun sempat memancing keributan. Mereka sempat ingin menyatakan mundur saat perempatfinal lalu, namun mereka urung dan kembali tampil di babak semifinal.

Sementara itu nomor seni tunggal mempersembahkan emas pertama bagi Indonesia di ajang ini. Emas pertama Merah Putih ini dipersembahkan Eko Wahyudi yang turun di nomor seni tunggal putra.

Di partai final, Eko berhasil unggul tipis 2 angka dari pesilat Vietnam Nguyen Viet Anh yang memperoleh angka 462. Selain EKo, Indonesia juga berpeluang menambah medali emas di nomor tunggal putri, ganda putra dan putri, serta tim putra dan putri.

"Indonesia memiliki potensi menambah medali di nomor seni kerapihan gerak. Ini dilihat dari keunggulan teknik dan kelenturan para pesilat," imbuhnya. (A-161/A-26).

sumber : pikiran rakyat

Selasa, 14 Desember 2010

Menulis, pentingkah?



Manusia lahir di dunia bukan sebuah harga gratis, tidak ada kata untuk hidup semaunya. Sebagai seorang hamba seharusnyalah manusia, mengerahkan seluruhnya hanya untuk Allah saja, bekerja untuk Allah, beribadah untuk Allah, istirahat untuk Allah, menuntut ilmu untuk Allah, bahkan menulis pun hanya untuk Allah, baik karena ini artikel menulis, lalu apa kaitan semua yang saya tulis di atas dengan menulis?

Sebuah perkataan John F. Kennedy (bukan yang di gumukmas lho) heee... i “orang bisa mati, negara bisa bangkit atau hancur, tetapi ide bisa hidup terus.” Mantan Presiden Amerika Serikat ini mengatakan manusia adalah makhluk yang sempurna, memiliki akal yang tidak dimiliki makhluk lain di dunia. Dari akal itu lahirlah ide, baik yang bermanfaat atau sebaliknya yang malah membuat kerusakan.

Itu kelebihan kita sebagai khalifah di dunia ini, sekaligus itu adalah amanah bagi kita bagaimana memanfaatkannya untuk kebaikan, seperti yang saya katakana tadi di atas, untuk Allah saja. Salah satunya dengan menulis, tentunya menulis tentang kebaikan, menulis yang mengajak pada kebenaran.

sobat Tapak Suci, sebenarnya menulis bukan sekedar mencari uang. Menulis bukan sekedar menyalurkan hobi. Kata Pak Isa Alamsyah, penulis buku motivasi best seller No Excuse dalam newsletter Group Bisa di facebook, “ Kalau ada amal jariyah yang utama, maka salah satunya adalah menulis.” Jadi jika kita kaitkan dengan perkataan John F. Kennedy di atas, betul khan kalau ide itu bisa ada terus dan kitapun akan abadi dengan amal jariyah menulis kita nantinya, insya Allah.

Kawan, jika kita ingin mengubah dunia tanpa harus menjelajahi dunia, kita bisa lakukan dengan menulis. Jika kita ingin mengubah sistem perpolitikan tanpa mengikuti partai politik, kita bisa lakukan dengan menulis. Banyak yang bisa kita lakukan dari menulis. Dari menulis The Prince, Machiaveli bisa melahirkan pemimpin sejenis Hitler, Stalin dan Napoleon.

Dari menulis The Origin, Darwin bisa membuat orang tidak percaya pada proses penciptaan yang berakibat" anti tuhan".. wah bahaya tuh,, harus dipertebal iman. Dari menulis Das Capital, Karl Marx bisa membuat sebagian besar dunia menjadi suram dengan faham komunismenya yang bertahan hampir seabad.. Hemm untung aja udah tumbang.

Nah, inilah intinya jika menulis dapat mengakibatkan kehancuran, maka menulis pun mampu membangun kejayaan. Terlebih kita adalah seorang mahasiswa, atau bagian dari sebuah masyarakat yang tahu tentang agama. Kita tahu da’wah itu wajib bagi setiap insan yang hidup "Sampaikanlah mekipun hanya satu ayat" , sebagai bentuk kita sebagai kholifah di dunia. Da’wah tak hanya dengan ceramah, da’wah juga dengan tulisan, da’wah bil qolam... dan Alhamdulillah UKM Tapak Suci STKIP Muhammadiyah Pringsewu sudah memulai dakwah bil qolam,, melalui sarana tabloid kampus yang bernama "AkhlaQQoe" siapa mau menyusul ? monggo mas.....

So, maukah anda menjadi penyebar ide-ide kebaikan kawan? Semakin banyak orang-orang baik yang menulis, maka insya Allah dunia ini akan semakin baik. Sebaik-sebaik bekal manusia adalah taqwa, menyebar kebaikan pun akan menjadi nilai ketaqwaan seseorang. Lantas, alasan apa yang membuat kita tak menulis jika memang kita mampu kawan? Menulis = pentingkah? ... sobat akan bisa menjawab jika sudah menulis..

Rabu, 08 Desember 2010

Alamat kami sekarang lebih pendek lho..

assalamu'alaikum... ba'da salam semoga saudara-saudaraku semua senantiasa diberikan kesehatan, amin. Mungkin temen-temen jarang yang inget alamat blog kami, alasannya karena terlalu panjang jadi terkadang lupa. Oleh karena itulah kami berinisiatif untuk memperpendek alamat blog tanpa merubah atau membuat blog kembali. Alhamdulillah menemukan postingan dari saudaraku, DISINI.. jadi mulai sekarang bagi yang mau mengingat-ingat alamat rumah kami didunia maya, cukup dengan
http://tapaksuci-stkipmpl.tk

stkipmpl : merupakan singkatan dari almamater tercinta kami yaitu

SEKOLAH TINGGI KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN MUHAMMADIYAH PRINGSEWU LAMPUNG...


--- DENGAN IMAN DAN AKHLAK KITA MENJADI KUAT TANPA IMAN DAN AKHLAK KITA MENJADI LEMAH ------

Senin, 06 Desember 2010

DWI FUNGSI TAPAK SUCI

Dalam kiprahnya, Tapak Suci memainkan peran sebagai ulama & pendekar. Di satu sisi, Tapak Suci adalah sebuah gerakan Islam yang gaungnya berpusat (berinduk) kepada sebuah gerakan tajdid Islam, yaitu Muhammadiyah. Di sisi lain,Tapak Suci adalah sebuah perguruan pencak silat yang mengakar kuat dengan budaya dan kebudayaan Indonesia.

Setiap insan Tapak Suci hendaknya tidak boleh puas dengan keilmuan pencaknya semata. Keilmuan yang dalam dan tinggi itu hendaknya dimanifestasikan dalam bentuk pengabdian tiada henti kepada pusat ilmu, pusat segala titik berat, pusat segala energi, yaitu Allah SWT. "Manifestasi" tersebut menjelma dalam bentuk "amar makruf nahi mungkar". Amar makruf nahi mungkar, adalah perwujudan dari Iman dan Amal Saleh.

Ulama Pendekar, atau Pendekar (yang) Ulama, adalah sebuah "realitas" di masa yang akan datang. Ia bukan imajinasi dari seorang pengarang yang sarat dengan "impian-impiannya yang idealis". Biarkan saja orang tertawa dan memperolok "realitas" tersebut, sebab yang terjadi adalah karena sesungguhnya ia tidak berdaya menggapai realitas bahwa sebuah "idealisme" adalah sesuatu yang real (nyata). Allahu Akbar.
Jika saja insan Tapak Suci tidak mengejar sabuk yang secara fisik hanya terbuat dari kain, tentu ia akan memperhatikan langkah-langkahnya. Kehormatan seseorang tidak terletak dari penyembahan berhala berbentuk sabuk yang berwarna kuning, biru apalagi hitam. Lalu hanya Iman dan Amal saleh-lah perwujudan yang paripurna dari semua itu.

Kata amal saleh, merujuk kepada sebuah bentuk kerja, sekalipun mungkin amal saleh itu berupa benda. Kerja, berkaitan erat dengan perilaku, atau tindak tanduk. Maka pemilihan kata akhlaq dipandang tepat untuk menggambarkan bagaimana amal saleh itu. Maka lahir motto: "Dengan Iman dan Akhlaq ... "

Dwi fungsi Tapak Suci mensyaratkan insan Tapak Suci untuk mengabdi sama total antara gerakan dan perguruan. Sebab jika kita tidak berhati-hati, itu akan membawa kita masuk dalam labirin yang berliku-liku, menghantarkan kita kepada kejayaan semu dan kehinaan abadi.
Lalu saya tertegun memperhatikan kedua ujung sabuk yang terurai di pinggang yang dikenakan orang itu. Keduanya harus sama panjang, tepat jatuh di tengah. Ingin sekali saya rapikan kedua ujung sabuk ini agar menjadi sama panjang dan jatuh di tengah. Ya. Marilah kita rapikan "sabuk" kita.